KARIES ( GIGI LUBANG )

Posted by De Haantjes van Het Oosten in Apr 20, 2010, under Ilmu Konservasi Gigi, Menu Dento Inkubator

DEFINISI KARIES

Karies adalah penyakit infeksi yang menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi akibat adanya demineralisasi.

Hubungan penyakit karies dengan penyakit pulpa:

Lesi primer karies berupa white spot yang masih bisa diremineralisasi , jika lesi tersebut berkembang menjadi suatu kavitas dan kavitas ini tidak dirawat maka akan menyebar ke dentin dan mungkin juga ke dental pulp atau jaringan pulpa sehingga bisa mengakibatkan kelainan pulpa dan periapikal.

Terminologi

Karies jika dilihat dari aktifitasnya, ada 3 :

1. Karies aktif, dimana karies ini akan terus membesar sampai ruang pulpa, letak pada pit dan fissure, dalam.

2. Karies arrested, dimana karies tidak berkembang (tidak terasa sakit).

3.Karies rampan, dimana karies ini terjadi pada gigi susu, kariesnya menyeluruh dan hampir rata ke semua gigi.

ETIOLOGI KARIES

1. Host (Struktur Gigi)

Struktur dari enamel dan dentin pada karies akar sangat penting.Beberapa area pada gigi yang sama sangat mudah terserang karies, kemungkinan karena perbedaan dari komposisi mineralnya ( terutama fluoride ).

2. Komposisi Saliva

Mechanical washing action dari saliva adalah mekanisme yang sangat efektif untuk menghilangkan debris dari sisa-sisa makanan dan mikroorganisme mulut yang tidak menempel.Saliva juga merupakan kapasitas buffer yang tinggi untuk menetralkan produksi asam oleh bakteri plak pada permukaan gigi.Mengandung kalsium dan ion fosfor untuk proses remineralisasi lesi white spot.Saliva juga sebagai mediator fluoride.

3. Diet / Nutrisi ( substrat )

Merupakan hubungan langsung yang sangat kompleks antara dental karies dan intake karbohidrat.Karena membantu perkembangbiakandan kolonisasi mikroorganisme yang ada pada pemukaan enamel.Selain itu, dapat mempengaruhi metabolisme bakteri dalam plak dengan intake nutrisi yang diperlukan untuk memproduksi asam dan nutrisi aktif lain yang menyebabkan timbulnya karies.

Gula yang paling bersifat kariogenik adalah sukrosa, fakta-fakta : Meningkatnya prevalensi karies pada populasi yang terisolasi dengan pemberian diet sukrosa. Melalui hewan percobaan. Percobaan singkat pada sukarelawan dengan berkumur sukrosa. Sukrosa bersifat larut dan mudah untuk berdifusi ke dalam dental plak.

4. Mikroorganisme ( bakteri )

Dental plak memegang peranan penting dalam menyebabkan terjadinya karies.

Bakteri penyebab karies adalah :

- Streptococcus mutans

– Lactobacillus

- Actinomyces

Mikroorganisme tersebut dapat menghasilkan asam yang dapat mengeluarkan ion kalsium dan fosfat dari dalam kristal hidroksi apatit, sehingga terjadi proses demineralisasi.

4. Time ( waktu )

Secara umum karies dianggap sebagai penyakit kronis yang berkembang dalam waktu beberapa bulan atau tahun.Lamanya waktu yang dibutuhkan karies untuk berkembang menjadi suatu kavitas cukup bervariasi, diperkirakan 6-48 bulan.Demineralisasi dapat terjadi setelah 2 jam.Jadi pada intinya jika karies tidak segera dilakukan perawatan maka bisa sampai mengenai pulpa dan jika berlanjut akan menyebabkan penyakit pulpa.

:, , , ,

Komentar telah ditutup.